Cara Pesan:

Punya pertanyaan? Kami akan dengan senang hati melayani anda:
_____________________________

 

Format Pesanan:
NAMA + ALAMAT LENGKAP + JENIS PRODUK (1 atau 2 kotak) + BCA/Mandiri
(bank yg digunakan)

Testimonial
Gallery

Pola Diet yang Sehat

Anda diet? Jangan sembarangan memilih pola diet! Pola diet yang tidak cocok untuk tubuh bisa membahayakan kondisi tubuh. Anda perlu memperhatikan menu makanan selama Anda berdiet. Makanan yang sehat juga akan menentukan keberhasilan Anda selama berdiet dan juga memastikan Anda untuk mendapatkan hasil sebaik yang Anda inginkan. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menerapkan pola diet yang sehat untuk Anda. 

1. Serius Menjalankan Program Diet Sehat

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah keseriusan Anda dalam menjalankan program diet sehat. Jangan sampai Anda menjalankankan program diet yang berhenti di tengah jalan. Jika perlu, Anda sebaiknya menyusun program diet terlebih dahulu sebelum mulai. Serius untuk berdiet bisa menjadi modal awal yang bisa Anda gunakan untuk memastikan bahwa Anda bisa sukses dalam menjalankan pola diet yang sehat. 

2. Perhatikan Menu Makan

Diet juga tentu saja harus memperhatikan menu makan. Pola diet yang sehat menuntut menu makanan yang sehat pula. Menu diet yang sehat yang sesuai dengan pola diet sehat pada intinya adalah membatasi diri untuk mengonsumsi makanan dengan kadar kalori yang tinggi serta memiliki kandungan lemak yang tinggi.  

Namun, pada beberapa kasus, pola diet yang sehat tidak melulu hanya mempertimbangkan kalori dan lemak, tetapi juga memperhatikan kandungan atau suplemen yang tidak terlalu dibutuhkan tubuh, seperti gula yang berlebih atau garam yang berlebih. Dalam kasus seperti ini, Anda perlu memeriksakan kondisi kesehatan Anda untuk mencari tahu pola diet seperti apa yang cocok untuk tubuh Anda.

3. Batasan Konsumsi Makanan

Selain memperhatikan menu makanan, menyusun pola diet yang sehat juga perlu memperhatikan batasan konsumsi atau porsi makan. Beberapa orang menganggap bahwa diet akan berhasil jika kita memotong porsi makan menjadi setengahnya saja. Padahal, hal ini tidak sepenuhnya benar.

Anda bisa saja memotong porsi makan menjadi separuhnya saja, tetapi jika Anda masih menyempatkan diri untuk mengemil makanan yang tidak sehat seperti keripik kentang atau keripik tela, sama saja Anda mengonsumsi makan yang berkalori tinggi. Bahkan, bisa saja diet Anda gagal. Karenanya, batasan konsumsi makanan juga diperlukan untuk melihat seberapa besar kebutuhan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.

4. Perbanyak Makanan Berserat

Setelah Anda yakin dengan kemampuan tubuh untuk mengonsumsi makanan yang porsinya sudah dikurangi, kini Anda juga perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Makanan berserat dan bervitamin tinggi, seperti buah dan sayur akan sangat bermanfaat dalam memberi asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh tanpa khawatir akan menambah berat badan. Selain itu, konsumsi makanan berserat akan bermanfaat untuk menunda rasa lapar karena manfaat serat yang mampu memperlambat konsentrasi insulin sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama.

5. Sesuaikan Menu Makan dengan Waktu Makan

Waktu makan Anda juga perlu disesuaikan dengan menu makanan Anda. Jangan menu untuk sarapan Anda konsumsi di waktu malam. Ini sama saja dengan menimbun lemak. Menyesuaikan menu dengan waktu makan dapat dilakukan dengan memilah-milah bahan-bahan mana yang cocok. Sebagai contoh, waktu sarapan, menu makan yang paling cocok adalah telur, roti gandum, sayuran, dan selembar keju. Sementara itu, untuk menu makan siang, Anda bisa makan nasi, sayur, atau sedikit protein dari ikan bisa membuat Anda kenyang hingga sore.

Jika Anda menginginkan cemilan, Anda bisa makan buah-buahan, seperti apel di sela-sela makan siang dan makan malam. Untuk makan malam, Anda sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung kalori rendah, seperti sayuran atau salad.

6. Jangan Lupa Olah raga

Untuk menjalankan pola diet yang sehat, makan makanan sehat saja tidak cukup. Anda perlu mengimbanginya dengan olah raga untuk membuat tubuh lebih fit dan stamina yang selalu terjaga. Karenanya, jangan lupa untuk menyempatkan diri paling tidak tiga kali seminggu untuk berolah raga. Untuk berolah raga, Anda tidak perlu berlama-lama.

Terkadang, karena saking semangatnya, seseorang bisa saja berolah raga selama dua jam penuh. Setelah itu, malas untuk berolah raga lagi di hari-hari berikutnya. Anda cukup berolah raga 30 menit hingga satu jam sehari. Ini akan cukup membakar kalori dan menjaga tubuh Anda agar tetap fit dan berstamina.

Halaman Lain:

Comments are closed.

Berat Ideal Anda?

Berapa berat tubuh ideal anda? Hitung di www.sudsakon.com _____________________________

Tinggi Badan(cm):
Berat Badan(kg):

BMI Anda:

_____________________________

Keterangan BMI Calculator:

> 25 = Obesitas (Berbahaya)
23 - 24.9 = Kegemukan
18.5 - 22.9 = Normal
< 18.5 = Kurus
Angka Body Mass index berdasar standar Jepang

Ayo Share ke teman - teman kamu