Cara Pesan:

Punya pertanyaan? Kami akan dengan senang hati melayani anda:
_____________________________

 

Format Pesanan:
NAMA + ALAMAT LENGKAP + JENIS PRODUK (1 atau 2 kotak) + BCA/Mandiri
(bank yg digunakan)

Testimonial
Gallery

Agar Kewanitaan Tetap Wangi dan Sehat

Lihat produk kami: Jamu Pelangsing Perut Alami.

Terkadang wanita tidak nyaman ketika merasa alat kewanitaannya berbau tidak sedap dan mengurangi rasa percaya diri terutama ketika harus melayani kebutuhan suami di ranjang. Penyebab bau tidak sedap pada organ kewanitaan sendiri dikarenakan beberapa sebab seperti, infeksi jamur, bakteri yang terdapat di vagina, penyakit seksual dan kurangnya kesadaran terhadap kebersihan diri. Bau tidak sedap ini dapat dicegah atau dikurangi dengan lebih memperhatikan kebersihan diri dan merawat organ kewanitaan dengan lebih baik. Pada umumnya, organ kewanitaan mengandung bakteri yang secara alami menjaga vagina agar tetap sehat dengan kelembapan tertentu, bakteri alami ini yang menyebabkan bau namun selama tetap berada batas jumlah yang seharusnya, bau vagina tidak akan terlalu menyengat. Namun, apabila jumlah bakteri ini lebih dari batas normal, vagina menjadi lebih berbau.

Keputihan menjadi sumber lain dari masalah bau dari organ kewanitaan. Keputihan disebabkan oleh jamur yang menginfeksi vagina dan dapat menyebabkan gatal dan panas selain bau yang kurang sedap. Selain itu, penyebab lain dari bau yang terdapat dalam organ kewanitaan adalah penyakit seksual yang mungkin dihasilkan akibat kurang higienis atau berhubungan intim dengan orang yang lebih dulu tertular penyakit kelamin. Penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, sifilis dan herpes dapat menyebabkan bau yang menyengat dari vagina dan bila tidak segera ditangani dapat menjadi berbahaya bahkan menimbulkan kematian. Untuk mencegahnya, pastikan anda berhubungan intim dengan pasangan anda, dan pastikan untuk membasuh dan buang air kecil setelah berhubungan intim.

Vagina merupakan organ yang penting bagi wanita dan harus sangat diperhatikan kebersihan, kesehatan serta perawatannya. Perawatan yang salah juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab bau pada vagina. Dalam keseharian, vagina harus diperhatikan kebersihannya apalagi pada saat menstruasi yang mana vagina dalam keadaan penuh bakteri dan kuman yang mungkin berbahaya atau menyebabkan bau pada organ kewanitaan. Oleh sebab itu, ada perlunya seorang wanita mencegah bau tidak sedap dari organ kewanitaannya.

Untuk mencegah bau tidak sedap pada organ kewanitaan, gantilah celana dalam paling tidak dua kali sehari. Apabila celana dalam terasa lembab atau sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam dengan lebih sering. Karena kelembapan merangsang jamur untuk tumbuh. Penggunaan pantyliner juga dapat dipertimbangkan apabila sering mengganti celana dalam dirasa merepotkan. Akan tetapi, pastikan untuk mengganti pantyliner segera apabila sudah terasa lembab dan basah.

Dalam membersihkan vagina, pastikan tangan bersih dengan lebih dulu membasuh atau mencuci tangan sebelum menyentuh vagina. Bakteri dari tangan yang kotor bisa menyebabkan infeksi yang menyebabkan bau pada vagina. Saat membersihkan vagina setelah buang air kecil atau besar, pastikan arahnya dari depan ke belakang supaya bakteri dari dubur tidak berpindah ke vagina. Rajin mencukur rambut yang tumbuh di sekitar vagina juga membantu mencegah vagina berbau karena sirkulasi udara tidak terhambat.

Saat menstruasi, kondisi vagina akan lebih rentan terhadap tumbuhnya bakteri atau jamur, karenanya gantilah pembalut setidaknya 4 jam sekali supaya vagina tetap bersih dan bakteri dari darah menstruasi tidak menyebar. Baik pada kondisi normal ataupun menstruasi, keringat menjadi masalah tersendiri bagi tubuh terutama vagina. Oleh karenanya, gunakan celana dalam yang nyaman, lembut dan tidak terlalu ketat. Pilih bahan celana dalam yang nyaman dan memiliki serat yang bisa membuat sirkulasi udara di vagina dengan baik. Pemilihan celana dalam yang ketat dan bahan yang kurang bagus akan membuat keringat dan kelembapan meningkat, memudahkan jamur dan bakteri berkembang dengan pesat.

Organ kewanitaan memiliki batas kelembapan tertentu sebagai tanda bahwa vagina tersebut sehat. Karenanya, pastikan untuk menjaga kelembapan tersebut pada batas yang seharusnya. Gunakan bahan – bahan alami seperti daun sirih, manjakani atau menggunakan ratus untuk mencegah bau tidak sedap dari vagina. Bahan alami sangat disarankan karena tidak berbahaya dan mengandung bahan kimia. Selain itu, konsumsi makanan sehari – hari juga dapat mempengaruhi bau dari vagina, pilihlah makanan sehat yang tidak mengandung banyak lemak atau garam supaya produksi keringat tidak berlebih.

Lihat juga : Menurunkan berat badan dan Cara mengecilkan perut

Halaman Lain:

Comments are closed.

Berat Ideal Anda?

Berapa berat tubuh ideal anda? Hitung di www.sudsakon.com _____________________________

Tinggi Badan(cm):
Berat Badan(kg):

BMI Anda:

_____________________________

Keterangan BMI Calculator:

> 25 = Obesitas (Berbahaya)
23 - 24.9 = Kegemukan
18.5 - 22.9 = Normal
< 18.5 = Kurus
Angka Body Mass index berdasar standar Jepang

Ayo Share ke teman - teman kamu